Kembali

Roadshow Ruang Aspirasi Bupati di kecamatan Windusari

 

Jum'at, 10 Oktober 2025,  Bupati Magelang menggelar roadshow aspirasi di kecamatan putaran keempat. Pada kesempatan kali ini seperti biasa didampingi Bapak Sekda, Drs Adi Waryanto, berserta formkompida  dan kepala perangkat daerah. 

Grengseng Pamuji menyampaikan bahwa ruang aspirasi ini merupakan kanal atau saluran bagi masyarakat, tokoh masyarakat, ulama, pemuda dan siapapun masyarakat di Windusari untuk menyampaikan saran, masukan, keluhan, permintaan bagi Pemerintah Kabupaten Magelang. "Jadi ini bukan ruang untuk tampil di medsos. Ini adalah ruang untuk komunikasi untuk mendengarkan masukan dan saran dari masyarakat di Windusari," kata Grengseng Pamuji.

Menurutnya, ini sangat penting karena Pemerintah Daerah dalam melakukan pelayanan dan pembangunan tidak dapat berdiri sendiri. "Kami adalah satu kesatuan yang ada untuk melayani masyarakat," ungkapnya.


Ruang aspirasi ini juga akan menjadi ruang laporan bagi Pemerintah Daerah tentang apa yang dilakukan, sedang dilakukan, dan akan dilakukan. Kendati demikian, dalam melakukan pembangunan tentunya juga ada skala prioritas yang dikarenakan kemampuan anggaran masih terbatas. Oleh karena itu, beberapa waktu lalu Pemerintah Kabupaten Magelang telah melakukan pendataan yang berbasis ASN yaitu VDK (Verifikasi Data Kemiskinan) untuk mengumpulkan data secara akurat dan akuntabel, sehingga melalui data tersebut Pemerintah Daerah dapat menentukan skala prioritas.

VDK ini cara untuk mengurangi angka kemiskinan masyarakat adalah mengurangi beban dan menambah pendapatan. Apabila pemerintah belum bisa menambah pendapatan bagi orang miskin, maka pemerintah berkewajiban mengurangi beban bagi orang miskin melalui salah satunya pelayanan gratis bagi masyarakat.

"Oleh karena itu kami menetapkan (pelayanan) kelas 3 rumah sakit gratis, masuk sekolah SD, SMP seragamnya gratis, kemudian program pemuda berprestasi (beasiswa kuliah)," beber Grengseng.

Camat Windusari, Edi Purnomo mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Magelang karena kegiatan ruang aspirasi ini belum pernah ada di Kabupaten Magelang. Beliau mengatakan bahwa Pemerintah Kecamatan Windusari sangat mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Magelang yaitu Magelang yang Aman, Nyaman, Religius, Unggul dan Sejahtera (Magelang ANYAR NGRESS). Menurutnya, kegiatan ini merupakan implementasi Sapta Cipta ke 5 yaitu Nglayani Birokrasine, untuk mewujudkan birokrasi yang lebih dekat, responsif dan solutif bagi masyarakat. 

"Kami yakin melalui ruang aspirasi ini berbagai gagasan dan masukan dari masyarakat dapat langsung didengar dan ditindaklanjuti, sehingga pembangunan bisa lebih tepat sasaran," ungkapnya.

Camat Windusari menyampaikan bahwa Kecamatan Windusari terdiri dari 20 desa yang memiliki potensi yang hampir sama, baik di bidang pertanian (tembakau, cabai dan ubi Madusari) dan UMKM. Meski demikian, terdapat beberapa tantangan yang harus dihadapi oleh masyarakat di Windusari, diantaranya tambahan permodalan bagi pelaku UMKM dan sektor pemasarannya. Kemudian dari segi SDM juga masih diperlukan peningkatan kapasitas.

Sementara di bidang kesehatan dan sosial, masih terdapat banyak kasus stunting, gizi buruk, anak putus sekolah, pernikahan dini dan juga ODGJ yang masih perlu ditangani bersama. Selain itu, terkait lapangan Windusari, Beliau berharap dalam waktu dekat sudah ada lapangan pengganti baru bagi Kecamatan Windusari, dan pembangunan pasar Windusari dapat disegerakan. Karena hal ini mengakibatkan rawan terjadi kemacetan saat pasaran, selanjutnya pembangunan jalan penghubung Windusari-Gondangrejo yang diharapkan agar segera dilaksanakan karena merupakan jalan alternatif yang cukup vital.

"Mudah-mudahan melalui kegiatan ruang aspirasi ini kami berharap aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan baik," harap Edi.

Beliau mengajak warga Windusari untuk memanfaatkan ruang aspirasi ini dengan sebaik-baiknya dalam menyampaikan gagasan, saran serta opini untuk kemajuan bersama.Â