Kembali

Pengukuran IHaI 2026

Mohon bantuannya  kepada masyarakat di wilayah kab Magelang. 

Mohon dukungan atas pengukuran Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) 2026 (Dimensi ESBK+Kebangsaan).  Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) itu penting karena berfungsi sebagai alat ukur kondisi sosial, budaya, dan ekonomi bangsa dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman. Indonesia memiliki ribuan suku, bahasa, dan agama, sehingga harmoni sosial menjadi fondasi utama untuk mencapai visi besar seperti Indonesia Emas 2045. 

 Pengukuran IHaI 2026 terdapat penambahan dimensi kebangsaan, memperkuat harmoni nasional sebagai lem perekat.  Sebagai implikasi variabel aktualisasi nilai-nilai Pancasilan da wawasan kebangsaan.   Nasionalisme kewarganegaraan meningkatkan integrasi multikultural (Pancasila = civic nationalism framework khas Indonesia). Dimensi keberagaman perlu dilengkapi dimensi kebangsaan dan dimensi kebangsaan memperkuat dimensi ekonomi dan sosial. 


IHaI merupakan salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU) Pemerintah Kabupaten Magelang. Surat Edaran terkait pelaksanaan pengukuran IHaI 2026 sudah diproses di srikandi.

Survei dilaksanakan dari tanggal 17 Juni hingga 17 Juli 2026. Caranya dengan scan QR Code pada flyer atau kunjungi tautan  Kuesioner IHaI https://surveiihai.neterra.id/s/surveiihai

Partisipasi kita turut membantu mewujudkan pembangunan yang tepat sasaran melalui data dan informasi yang akurat.

pdf gambaran Kuesioner survei IHaI 2026

Pengukuran tahun 2025  hasil pengukuran IHaI 2025 atas 1.379 responden yang dikumpulkan dari target minimum 1.250 orang. Hasil skor IHaI Direct Measurement sebesar 6,71 dari 9, dalam Kategori Baik.  Skor ini  mencerminkan persepsi, partisipasi, dan akseptabilitas masyarakat terhadap berbagai aspek sosial di wilayah tersebut. Meskipun tergolong baik, masih terdapat ruang untuk perbaikan, terutama dalam menjaga keseimbangan antarvariabel serta mengatasi faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kohesivitas sosial.  dan dinamika masyarakat secara keseluruhan. Pada tingkat dimensi, Dimensi Ekonomi memperoleh skor 6,44 masuk dalamka tegori “Moderat”, menunjukkan adanya tantangan dalam aspek kesejahteraan ekonomi masyarakat. Dimensi Sosial (6,70) kategori “Baik”, Dimensi Budaya (6,72) kategori “Baik”, dan Dimensi Keberagamaan (7,04) berada dalam kategori ”Sangat Baik”, mencerminkan kondisi sosial dan budaya yang relatif stabil dengan tingkat  harmoni keagamaan yang tinggi. Sementara itu, pada level variabel Xi, skor tertinggi terdapat pada variabel X7 dengan 7,07, yang menunjukkan aspek ini memiliki persepsi, partisipasi, dan akseptabilitas yang lebih baik dibandingkan yang lain. Sebaliknya, variabel X1 mencatat skor terendah dengan 6,42, yang perlu menjadi perhatian khusus dalam upaya peningkatan kesejahteraan dan kualitas layanan yang terkait dengan variabel ini.