Kembali

Monev Ormas Yayasan Pembina Putra Bangsa dan Dian Kemala


pada hari Minggu, tanggal 23 November 2025 Kegiatan monitoring dan evaluasi organisasi kemasyarakatan. Melakukan kunjungan lapangan terhadap ormas yang menjadi target sasaran sesuai SPT monev ormas DIAN KEMALA dan yayasan pembina putra bangsa.

MAGELANG — Dalam rangka monitoring dan evaluasi organisasi kemasyarakatan, telah dilakukan penyisiran terhadap sejumlah ormas di wilayah Kecamatan Mertoyudan dan Windusari, Kabupaten Magelang. Kegiatan ini bertujuan memastikan keberadaan, aktivitas, serta kelengkapan administrasi organisasi sesuai data yang tercatat.

Penyisiran terhadap organisasi sosial Dian Kemala dilakukan dengan mendatangi alamat sekretariat yang tercantum di Jalan Cempaka No. 21, Saragan, Desa Banyurojo, Kecamatan Mertoyudan. Namun berdasarkan informasi di lapangan, Dian Kemala sudah tidak lagi bersekretariat di alamat tersebut. Selanjutnya dilakukan koordinasi dengan Ketua PP POLRI setempat, yang menyampaikan bahwa saat ini sekretariat Dian Kemala menumpang di kediamannya yang beralamat di Tegalarum RT 001 RW 005, Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.

Dian Kemala merupakan organisasi sosial yang bernaung di bawah Bhayangkari dan menjadi wadah bagi keluarga besar Polri, khususnya istri anggota Polri, purnawirawan, dan PNS Polri. Organisasi ini bergerak di bidang sosial kemasyarakatan dengan memberikan dukungan kepada anggota Polri, keluarga, serta masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, penyisiran juga dilakukan terhadap Yayasan Pembina Putra Bangsa yang beralamat di Kemantenan, Bandar Sedayu, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang. Hasil monitoring menunjukkan bahwa yayasan tersebut masih aktif, meskipun belum memiliki akun pada aplikasi Silomas sehingga belum dapat melaporkan kegiatan secara daring. Pengurusan akun Silomas direncanakan akan diselesaikan oleh sekretaris yayasan.

Yayasan Pembina Putra Bangsa selama ini telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, antara lain pengajian, TPQ, bakti sosial, serta peringatan hari besar Islam. Namun dalam kurun waktu sekitar satu tahun terakhir, kegiatan yayasan mengalami kevakuman akibat keterbatasan dana. Pihak yayasan berharap adanya dukungan dan fasilitasi dari Dinas Sosial, mengingat sebelumnya telah dilakukan survei oleh pihak terkait di lokasi yayasan.

Hasil monitoring ini menjadi bahan evaluasi untuk tindak lanjut pembinaan, pendampingan administrasi, serta penguatan peran organisasi kemasyarakatan di wilayah Kabupaten Magelang.