Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Magelang telah melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap organisasi kemasyarakatan (ormas) yang telah tercatat. Dalam kegiatan ini, dilakukan pendataan serta penelusuran langsung terhadap beberapa aspek penting, antara lain keaktifan organisasi, kepengurusan, dan pelaksanaan kegiatan ormas.
Kegiatan monitoring dan evaluasi dilaksanakan pada Kamis, 20 November 2025, melalui kunjungan lapangan ke ormas yang menjadi target sasaran. Adapun ormas yang dimonitoring pada kegiatan ini yaitu Relawan Lupus Indonesia (Pusat) yang beralamat di Desa Gandusari, Kecamatan Bandongan, serta Tapak Suci Putra Muhammadiyah yang berlokasi di Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang.
Hasil monitoring menunjukkan bahwa Relawan Lupus Indonesia (Pusat) masih aktif berkegiatan sebagai komunitas pendamping penderita lupus di berbagai wilayah di Indonesia. Namun demikian, ormas tersebut belum melaporkan kegiatan yang telah dilaksanakan melalui aplikasi Sistem Informasi Organisasi Kemasyarakatan (SILOMAS). Relawan Lupus Indonesia dipimpin oleh Ketua Alfred Zakaria dengan susunan pengurus yang masih aktif menjalankan peran sosial kemasyarakatan.
Sementara itu, Tapak Suci Putra Muhammadiyah juga dinyatakan aktif dan telah melaksanakan kegiatan rutin berupa latihan pencak silat di ranting-ranting sekolah Muhammadiyah. Ormas ini telah memiliki akun SILOMAS, namun belum menyampaikan laporan kegiatan melalui aplikasi tersebut.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Kesbangpol Kabupaten Magelang mendorong seluruh ormas untuk tertib administrasi, aktif melaporkan kegiatan, serta memanfaatkan aplikasi SILOMAS sebagai sarana pendataan dan pelaporan. Upaya ini dilakukan guna mendukung transparansi, akuntabilitas, serta peran positif organisasi kemasyarakatan dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Magelang.