Pada
hari Sabtu, 22 November 2025, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)
Kabupaten Magelang melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) dengan
sasaran Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) dan Persatuan Perangkat
Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Magelang. Kegiatan monev ini dilakukan secara
langsung di sekretariat masing-masing organisasi dan melibatkan dialog antara
pengurus ormas dengan tim Kesbangpol Kabupaten Magelang.
Pelaksanaan
monitoring pertama dilakukan di Sekretariat PWRI dan disambut oleh Ketua PWRI
Kabupaten Magelang, Ir. H. Sutarno, MM. Dalam monev tersebut, PWRI menyampaikan
sejumlah program yang telah dilaksanakan selama satu tahun terakhir, termasuk
penguatan identitas organisasi melalui penyusunan buletin dan yel-yel
organisasi sebagai bentuk semangat pengabdian anggota.
PWRI
juga menyampaikan agenda kegiatan ke depan, antara lain persiapan mengikuti
rapat koordinasi tingkat kabupaten, partisipasi dalam kegiatan lintas daerah,
serta keterlibatan Kabupaten Magelang sebagai daerah percontohan dalam
pelaksanaan kegiatan koperasi. Dari total 21 kecamatan, PWRI mencatat masih
terdapat dua kecamatan yang belum aktif, yaitu Kecamatan Windusari dan
Kecamatan Sawangan.
Selain
itu, PWRI tengah melakukan renovasi kantor guna meningkatkan kenyamanan dan
pelayanan organisasi. Berbagai program dari pengurus pusat juga telah
dilaksanakan, termasuk sosialisasi BPJS dan penggunaan Kartu Tanda Anggota
(KTA) elektronik. PWRI menjalin kerja sama dengan Bank Jateng serta memperoleh
dukungan dari pemerintah daerah dalam pelaksanaan program-program organisasi.
Rangkaian kegiatan akhir tahun direncanakan akan ditutup dengan keikutsertaan
PWRI dalam rapat koordinasi wilayah.
Pada
kesempatan berikutnya, Kesbangpol Kabupaten Magelang melaksanakan monitoring
dan evaluasi di Sekretariat Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten
Magelang. Dalam pertemuan tersebut, tim Kesbangpol berdialog dengan Ketua PPDI
Kabupaten Magelang terpilih, M. Tobi’i, untuk mengevaluasi pelaksanaan program
kerja serta membahas arah kebijakan organisasi ke depan.
Monev
menjadi momentum bagi PPDI untuk menyampaikan komitmen kepengurusan baru dalam
memperkuat soliditas internal, meningkatkan profesionalisme perangkat desa,
serta memperbaiki sistem koordinasi dan komunikasi antaranggota. Program kerja
PPDI ke depan akan difokuskan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia
perangkat desa, penguatan pemahaman regulasi pemerintahan desa, advokasi
kepentingan perangkat desa secara konstruktif, serta peningkatan sinergi dengan
pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.
Kesbangpol
Kabupaten Magelang menekankan pentingnya tertib administrasi organisasi,
pelaksanaan program yang transparan dan akuntabel, serta peran aktif ormas
sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Secara umum, kegiatan monitoring dan
evaluasi berjalan dengan lancar dan kondusif.